Kamis, 02 Desember 2010

Seri Kuasa Nama Yesus (1a)

Bergantung Kepada Manusia Atau Kepada
Allah

Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus
Ada kemenangan
Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus
Iblis dikalahkan
Reff:     Dalam nama Tuhan Yesus
            Siapa dapat melawan
            Dalam nama Tuhan Yesus
            Iblis dikalahkan.

Saudara-saudara tentu masih ingat syair lagu ini. Suatu lagu yang cukup ringkas dan sederhana, namun mudah untuk dinyanyikan oleh siapa saja. Baris demi baris dari lagu ini menunjukkan betapa besar dan tak tertandinginya kuasa Tuhan Yesus.

KUNCI KERAJAAN SORGA


“Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Matius 16:19

Saudara-saudara tentu sudah pernah, bahkan mungkin terlalu sering mendengar atau membaca rangkaian firman Tuhan di atas. Kebanyakan pengkhotbah  seringkali mengaitkan ayat tersebut

Kamis, 23 September 2010

GEREJA YANG SEHAT


By: Hikman Sirait

Sudah menjadi rahasia umum kalau berdirinya gereja belakangan ini seperti jamur yang tumbuh di musim hujan. Pertumbuhan gereja dari sisi building (bangunan) harus diakui sangat pesat bak meteor yang meluncur dengan kecepatan tinggi. Bahkan dalam satu kelurahan saja bisa terdapat puluhan bahkan ratusan gereja. Ini fenomena.
Pembukaan tempat-tempat ibadah yang baru patut diacungi jempol, karena salah satu tujuannya adalah memudahkan orang-orang Kristen melakukan persekutuan yang manis dengan saudara seiman lainnya dalam rangka memuliakan Allah.
Tetapi ada sesuatu yang menggelitik hati nurani dengan fenomena “menjamurnya” gereja-gereja atau cabang-cabang baru tersebut. Apakah “pertumbuhan” gereja dari sisi building diikuti juga dengan pertumbuhan jemaat baik dari sisi kuantitas (jumlah) maupun kualitas?

Rabu, 01 September 2010

Ada Apa Dengan Yosua? (2)

Bacaan Kitab Yosua
By: Hikman Sirait

Kedua, dalam bagian ini kita mencoba mengungkap mengapa Yosua yang diberi “mandat” oleh Allah untuk membawa bangsa Israel ke tanah perjanjian? Mungkin pertanyaan yang paling tepat untuk bagian ini adalah, siapa Yosua sehingga Allah memberikan kepercayaan yang begitu luar biasa kepadanya? Apakah Yosua itu anak seorang raja agung sehingga ia mendapatkan kehormatan menjalankan tugas dari Allah? Apakah Yosua itu anak seorang nabi besar sehingga Allah jatuh hati kepadanya?

ADA APA DENGAN YOSUA? (1)

Baca Kitab Yosua
By: Hikman Sirait 

Kita sudah terlalu sering mengaku bahwa generasi kita sekarang ini adalah generasi Yosua. Bahkan di ibadah-ibadah kaum muda pengakuan sebagai generasi Yosua kita amini dengan penuh semangat.  Bila perlu diteriakkan dengan suara sekencang-kencangnya agar orang-orang mendengar dan mengetahui bahwa kita adalah generasi Yosua.

Rabu, 05 Mei 2010

Doa Bapa Kami dalam Era Ekonomi Global

Oleh: Ranto Gunawan Simamora, MTh*

Doa berbeda dengan keinginan pada umumnya. Doa merefleksikan sebuah keinginan manusia dalam mencari kemitraan dengan yang Ilahi. Berdoa adalah berupaya memadukan visi dan keinginan seseorang dengan visi Ilahi bagi seseorang dan yang lainnya. Dari persfektif kristiani, berdoa adalah mewartakan visi seseorang secara konstan, kesediaan dan komitmen untuk mencari kehendak Allah bagi dirinya dan bumi atau ciptaan Allah yang lebih luas.

Itu berarti visi Doa Bapa Kami dipandang sebagai artikulasi kehendak Allah yang terdekat bagi dunia dan terhadap peran orang-orang Kristen di dalam kemitraan mereka dengan Allah atas bumi. Dalam Doa ini, komunitas-komunitas Kristen menyampaikan komitmen dan tanggung jawab mereka bagi pemenuhan kehendak Allah di bumi. Sebab,

Teladan Sikap Hidup Ayub

Kitab Ayub 
Kitab Ayub merupakan salah satu kitab yang cukup kontroversi dan mengandung materi yang bisa mengundang perdebatan cukup sengit. Beberapa materi kitab yang cukup kontroversial diantaranya:

  1. Pernyatataan bahwa Ayub orang saleh dan jujur; takut akan Allah; menjauhi kejahatan (Ps. 1:1); tetapi justru mengutuki hari kelahirannya sehingga memberi kesan menyesal telah dilahirkan. 
  2. Saat mengalami penderitaan Ayub berkeluh kesah (Ps. 3:1-26) mempertanyakan keadilan Tuhan mengapa atau apa yang telah diperbuatnya sampai ia harus terkena malapetaka. Keluh kesah ini menimbulkan suatu pertanyaan, apakah orang saleh diperboleh mempertanyakan apa yang terjadi pada dirinya kepada Allah. 
  3. Pembicaraan antara iblis dengan Allah (1:6-12; 2:1-6) juga kerap kali dipertanyakan, benarkah